Peluang inovasi pembelajaran berbasis Flipped Classroom yang diterapkan pada kelas blended learning (tatap muka dan online learning)

Saat ini pembelajaran blended learning sedang diterapkan di beberapa sekolah tingkat pendidikan dasar, menengah pertama hingga tingkat atas. Blended  learning adalah pembelajaran yang merupakan kombinasi antara face to face learning (tatap muka)dan online learning (pembelajaran online). Aspek yang digabungkan dalam blended learning tidak hanya mengkombinasikan face-to-face dan online learning saja tetapi juga dapat berbentuk apa saja, seperti: metode, media, sumber, lingkungan ataupun strategi pembelajaran. Model pembelajaran Flipped Classroom adalah salah satu model pembelajaran yang sesuai untuk mendukung pembelajaran Blended Learning Inovasi pembelajaran Flipped Classroom adalah upayauntuk memberi solusi permasalahanberpikir kritis yang dapat diterapkandalam menghadapi pendidikan abad 21 ini. Pada dasarnya, konsep model pembelajaran Flipped Classroom yaitu siswa di rumah mengerjakan apa yangdilakukan di kelas yaitu belajar denganmemahami materi yang telah diberikanoleh guru, dan di kelas siswamengerjakan apa yang biasanya dikerjakan siswa di rumah yaitumengerjakan soal dan menyelesaikan masalah.

Pada pembelajaran model Flipped Classroom, materi terlebih dahulu diberikan melalui video pembelajaran yang harus ditonton siswa di rumah masing-masing. Sebaliknya, sesi belajar di kelas digunakan untuk diskusi kelompok dan mengerjakan tugas. Pendidik berperan sebagai fasilitator atau pemberi saran dalam diskusi. Model ini bukan hanya sekedar belajar menggunakan video pembelajaran, namun lebih menekankan bagaimana memanfaatkan waktu di kelas agar pembelajaran lebih bermutu dan bisa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berpikir kritis siswa. Konsep Flipped Classroom mencakup active learning, keterlibatan siswa, dan podcasting. Oleh karena itu, model pembelajaran Flipped Classroom memiliki peluang yang besar untuk diterapkan karena model ini bersifat mendukung pembelajaran Blended Learning yang mengkombinasikan pembelajaran online dan tatap muka.

MAA-HS

MAA : Ners Generalis lulusan Poltekkes Kemenkes Palembang, Universitas Andalas, dan Universitas Padjadjaran | HS : Guru SMP Negeri di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Alumnus Pendidikan Fisika UIN Raden Intan Lampung dan Universitas Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *