Sinopsis Novel “Matahari” Karya Tere Liye

Judul : Matahari
Penulis :Tere Liye
Kota terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2016
Cetakan : ke 1
Deskripsi Fisik : 400 hlm ; 20 cm
ISBN : 978-602-03-3211-6

HOMESEMUA TENTANG INDONESIAResensi Novel Tere Liye Matahari [Dijamin Baper]SEMUA TENTANG INDONESIA

Resensi Novel Tere Liye Matahari [Dijamin Baper]

Asep Firmansyah October 16, 2016

Novel Tere Liye – adalah novelis produktif dan berbakat yang tentu tak asing di jagat sastra Indonesia. Walau hampir tak pernah mencantumkan biografi dalam setiap novelnya, paling tidak dari beberapa sumber tertentu bisa diketahui ternyata nama pena ini diambil dari Bahasa India bermakna untukmu.

Identitas Novel Tere Liye Matahari

Resensi Novel Tere Liye

lisasent.blogspot.com

Judul : Matahari

Kategori : Novel

Penulis : Tere Liye

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2016

Cetakan kedua : Jakarta, Agustus 2016

ISBN : 978 – 602 – 03 – 3211 – 6

Tebal : 390 Halaman

Jenis kertas : Kertas Buram

Harga : Rp 88.000,-

Kepengarangan Novel Tere Liye

Novel Tere Liye

kaltara.prokal.co

Darwis Tere Liye adalah novelis produktif dan berbakat yang tentu tak asing di jagat sastra Indonesia. Walau hampir tak pernah mencantumkan biografi dalam setiap novelnya, paling tidak dari beberapa sumber tertentu bisa diketahui ternyata nama pena ini diambil dari Bahasa India bermakna untukmu.

Entah ditujukan atas siapa, tapi sebagai pembaca karya-karyanya yang sederhana dan sarat pesan kehidupan Tere Liye seolah menyuguhkan karyanya untuk kita, setiap pembacanya. Itulah barangkali yang membuat pemilik hampir semua karya best seller ini banyak dikagumi usia remaja hingga dewasa.

Maestro sastra berdarah Sumatra ini lahir pada 21 Mei 1979. Mengenyam pendidikan di SDN 2 dan SMN 2 Kikim Timur di Sumatera Selatan, lantas Bang Tere melanjutkan ke SMUN 9 di Bandar Lampung, tentu ini alasan yang menjadikan factor ekstrinsik karya Tere Liye diwarnai kehidupan alam Melayu. Petualangan pendidikannya berlanjut di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sampai kemudian mempersunting gadis muslimah cantik bernama Riski Amelia.

Bapak dari putra bernama Abdullah Pasai ini sangat produktif membuat suguhan karya yang menyedot perhatian pembaca, seolah fantasinya bisa menangkap ide layaknya menjala ikan.  Berikutnya, pembaca sabar menanti karya terbaru yang disebut-sebut penulis, “Tentang Kamu”. Bocoran dari Bang Tere, novel ini rilis 27 Oktober 2016. Dan, lanjutan tetralogy B3M (Bulan, Bumi, Matahari, dan Bintang), yakni novel Bintang sebagai tetralogy terakhir akan rilis akhir 2017.

Kok bisa ada bocoran?  Jelaslah, Tere Liye ini sangat aktif berinteraksi dengan lebih dari dua juta likers FP nya di Facebook. Bahkan Tere Liye aktif memposting tulisan-tulisan inspiratif yang membumikan ungkapan-ungkapan humanis.

Bagian yang Menarik Dari Novel Tere Liye Matahari

Novel Tere Liye Matahari

bogor.tribunnews.com

Adegan-adegan klimaks ketika trio Raib, Ali, dan Seli berpetualang di Klan Bintang. Hal-hal di luar batas nalar ada di novel ini, seakan-akan membaca kita masuk dalam dunia virtual berteknologi super canggih. Hal menarik lainnya, kehidupan di Klan Bintang yang konsisten merefleksikan kesimetrisan, hingga nama penduduk dan layanan public tertulis secara simetris.

Gambaran Singkat Novel Tere Liye Matahari

Resensi Novel Tere Liye Matahari

bursabukuberkualitas.com

Setelah pertarungan di Klan Matahari berakhir dengan kematian Ily. Hasrat berpetualang Ali, salah satu tokoh utama dari Klan Bumi, mendorong kepenasaraan dua sahabat lainnya yang juga sama-sama menyukai petualangan. Walau Raib, Ali, dan Seli berasal dari klan yang berbeda, mereka disatukan menjadi “Trio Petualang”. Yang pada cerita ini kunjungan mereka ke tempat melegenda yang tak diketahui siapapun, Klan Bintang. Perjalanan petualangan mereka menyingkap kehidupan masyarakat super modern Klan Bintang. Sampai mengantarkan mereka pada konflik yang membuka rahasa dari Buku Kehidupan milik Raib.

Sinopsis Novel Tere Liye Matahari

Sinopsis Novel Tere Liye Matahari

youtube.com

Raib, Ali, dan Seli dirundung duka atas tewasnya Ily, sahabat mereka, pada pertarungan di Klan Matahari. Tak hanya mereka, para kesatria Klan Bulan juga merasakan hal sama, sampai membuat Miss Selena tak bisa kembali ke Klan Bumi.

Kepulangan mereka ke Klan Bumi disambut dengan tugas sebagaimana anak sekolah lainnya. Bahkan, Ali mendadak populer menjadi bintang lapangan pada pertandingan basket antar sekolah yang dicurigai Raib berbuat curang menyalahgunakan hasil eksperimen. Hingga babak final, tindakan tak sportif lawan tanding basket tim sekolah mereka memicu kemarahan Ali sampai hampir merubahnya jadi beruang (bisa jadi ini bentuk kekuatan Ali)

Khawatir perubahan wujud Ali akan membuat heboh seisi lapangan, dengan kekuatan teleportasinya, Raib mencoba mencairkan keadaan. Di luar dugaan ternyata Ali lebih cepat diterbangkan oleh sebuah pesawat kapsul perak.

Kejar-kejaran pun terjadi, mengantarkan Raib dan Seli ke tempat parkiran pesawat kapsul perak tersebut, basement rumah megah Ali. Kapsul perak ini ternyata buah eksperimen Ali. Ia namakan Ily sebagai dedikasi untuk sahabat mereka yang tewas menjadi pahlawan.

Pengakuan meluncur dari mulut Ali, bahwa dia mempelajari pengetahuan-pengetahuan baru dari tabung perak pemberian Av. “Merchandise Gift” yang diberikan saat mereka pulang dari Klan Bulan. Tabung berisi soft copy seluruh arsip perpustakaan Klan Bulan tersebut menjadi mainan baru trio petualang.

Darinya, Ali mempelajari teknologi Klan Bulan dan Klan Matahari, bahkan menemukan letak Klan Bintang. Antusiasme Ali tertodong untuk melakukan perjalanan ke Klan Bintang, yang jelas tak disepakati dua lainnya. Apalagi meminta Raib menggunakan Buku Kehidupan miliknya agar bisa ke sana. Jelas bagi Raib ini ide gila yang akan merusak amanat dari Miss Selena untuk tak mengotak-atiknya.

Raib pun akhirnya mendapat pengakuan orangtuanya, bahwa dia yang sejak bayi menunjukkan keanehan, diadopsi karena takdir menghubungkan mereka jadi sebuah keluarga yang hangat. Kini orang tua Raib mengetahui tujuan “liburan” anaknya selamanya ini ternyata mengunjungi dunia paralel, termasuk kali ini petualangan menuju Klan Bintang.

Dengan menggunakan Ily V.2, pesawat kapsul yang telah dimutakhirkan, tiga sahabat petualang ini menuju ke gua di tepi danau, yang menurut pindaian Ily V.2 menjadi lokasi mulut lorong kuno.

Setelah berhasil mengalahkan ular penjaga mulut goa, tekad mereka terus diuji dengan bahaya-bahaya lainnya di lorong-lorong misterius tersbeut, serangan ratusan ular bawah tanah dan kelelawar raksasa di Padang Kristal menambah menarik perjalanan panjang mereka.

Di Padang Kristal ini mereka terciduk penjaga lembah berseragam hitam. Meringkuk kepanasan dalam tubuh Ily, mereka digiring hingga sampai di Lembah Hijau. Faarazaraaf, pemimpin Lembah hijau menyambut mereka dengan pelayanan maksimal. Namun kehangatan ini tak bertahan lama, ketika pasukan bayangan datang dipimpin Marsekal Laar. Sekretaris Dewan Kota yang ikut dalam rombongan membuat kegaduhan di pondok Faar dengan membawa Raib, Ali, dan Seli ke kota Zaramaraz. Pengadilan mengancam mereka karena anak-anak muda ini memiliki kekuatan yang dilarang sesuai dekrit kota.

Berkat granat EMP, mereka berhasil kabur dari pesawat saat akan mendarat di kota Zaramaraz. Atas bantuan Marsekal Lar, mereka melarikan diri menuju Restoran Lezalezel untuk menemui Sang Hantu.

Kaar alias Sang Hantu menjadi perantara mereka menemui sang arsitek kota, Mer. Mer, memperlihatkan blue print tata kota, termasuk ruang Dewan Sekretaris Kota yang disinyalir menjadi tempat simpanan Buku Kehidupan milik Raib yang dicuri sang pemilik ruangan.

Para pemilik kekuatan yang tersisa merangsek menuju kota. Faar membuat kericuhan di kota demi untuk mengalihkan perhatian tentara bintang agar tiga sahabat petualang bisa mengambil kembali Buku Kehidupan. Sayang, di detik terakhir, mereka tertangkap. Hingga terjadi perlawanan sengit sampai memaksa Ali berubah menjadi beruang yang memiliki kekuatan petir milik Seli dan teleportasi milik Raib. Kekuatan tak sebanding menyudutkan mereka hingga dijebloskan ke ruang isolasi menakutkan.

Berkat motivasi dari Ali, Raib menemukan kekuatan yang mampu membebaskan mereka. Bahkan melawan balik Sekretaris Dewan Kota yang ternyata memiliki konspirasi untuk menghancurkan klan permukaan.

Intrik demi kepentingan politik. Faar menangani secara khusus Sekretaris Dewan Kota. Perpisahan terjadi, ketika Buku Kehidupan terbuka, menjadi tujuan tiga sahabat petualang menuju para pemilik kekuatan di klan permukaan.

Misi mereka berlanjut untuk mencari bantuan menghadapi armada tempur Klan Bintang. Petualangan Raib, Ali, dan Seli berakhir di Klan Bintang. Selanjutnya, perang dunia paralel ada di depan mata.

Ns. M. Agung Akbar

Ners Generalis lulusan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. Penulis aktif dalam beberapa penulisan artikel kesehatan di media cetak maupun online, penelitian ilmiah, dan buku. Saat ini penulis melanjutkan studinya di Magister Keperawatan Universitas Padjadjaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *