Mobile Health (m-Health) Sebuah Apikasi Inovasi Kesehatan Masa Kini

Teknologi seakan menjadi kebutuhan manusia masa kini yang didukung oleh modernisasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya inovasi dan penemuan yang sederhana hingga sangat rumit. Bahkan, kurang dari 10 tahun terakhir, teknologi handphone yang awalnya hanya sebuah alat komunikasi nirkabel berkembang menjadi alat komunikasi yang dapat digunakan apa saja seperti mengambil foto, mengakses internet, membayar tagihan listrik,pelayanan kesehatan dan lain-lainnya dalam hitungan detik. Secara keseluruhannya dapat dilakukan hanya dalam genggaman tangan.

sumber: dokumen penulis

Teknologi kesehatan juga tak kalah pesat, berbagai jenis peralatan medis penunjang medis dan diagnosis juga berkembang. Hal ini didukung oleh banyak munculnya aplikasi-aplikasi berbasis internet yang berisikan tentang segala hal tentang kesehatan dan juga pelayanannya. Hal ini tentu saja dapat membantu mempermudah masyakat dan petugas kesehatan dalam berupaya meningkatkan kualitas derajat kesehatan.

Dalam poster publik ini, penulis ingin memperkenalkan dan menjelaskan tentang “mobile health” (mHealth) sebuah inovasi dari kemajuan teknologi masa kini. Pembuatan poster ini penulis dapat dari jurnal ilmiah oleh Sedrati, H., dkk, 2016 dengan judul Mental and Physical Mobile Health Apps: Review yang diakses melalui laman www.sciencedirect.com.

Kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di dunia, termasuk di Indonesia. Faktanya, satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah kesehatan jiwa pada satu waktu dalam hidupnya. Bahkan, setiap 40 detik di suatu tempat di dunia ada seseorang yang meninggal karena bunuh diri (WFMH, 2016). Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes tahun 2013, prevalensi gangguan mental emosional yang ditunjukkan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan untuk usia 15 tahun keatas mencapai sekitar 14 juta orang atau 6% dari jumlah penduduk Indonesia. Merujuk pada data tersebut, maka masalah kesehatan jiwa seseorang janganlah dianggap enteng.

Perkembangan yang luar biasa dalam teknologi mobile telah muncul sebagai alat yang ampuh dalam perawatan kesehatan dengan lebih dari 160.000 ponsel aplikasi kesehatan yang tersedia untuk di download dari toko aplikasi komersial seperti Android Play store dan Apple apps store. Pengembang aplikasi ini mendesain kegunaannya sesuai dengan penggunanya yaitu bisa digunakan untuk pasien, tenaga kesehatan, keluarga pasien, dan juga untuk peneliti.

Di dalam toko aplikasi banyak ditemukan aplikasi-aplikasi dengan klasifikasi sebagai berikut yaitu : 1. Treatment tool 2. Education tool 3.Tests and Diagnostik tool 4.Physical Recovery and Rehabilitation 5.Information Services 6.Prevention tool 7.Monitoring tool 8.Psychological Recovery and Rehabilitation. Semua jenis aplikasi yang tersedia di toko aplikasi tidak semuanya berbayar, ada beberapa pengembang yang tidak mematok harga untuk setiap pemakaian aplikasi tersebut.

Masyarakat harus disadarkan tentang betapa banyaknya kemudahan-kemudahan yang didapatkan pada saat ini. Mulai dari kegiatan promotif, prevenif, kuratif dan rehabilitatif semua sudah tersedia didalam sebuah aplikasi dan masyarakat dapat langsung bisa mengaksesnya kapan saja dan dimana saja hanya melalui gerakan tangan saja menggunakan smartphone yang sudah terkoneksi dengan internet.

Aplikasi inovasi kesehatan ini sangat berguna bagi masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatannya dengan cara yang lebih efisien. Masyarakat dituntut peran serta aktifnya dalam pemanfaatan kemudahan teknologi agar hal ini dapat berjalan dengan baik, tapi tentunya tidak terlepas dari pendampingan dan pengawasan dari tenaga kesehatan.­­­­­­­­

Semakin berkembangnya teknologi di bidang kesehatan juga terdapat pengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan masyarakat semakin terkontrol, dicegah bahkan dapat diatasi. Seperti kita ketahui bahwa di indonesia sendiri terdapat banyak penyakit dan seringkali masyarakat tidak mengetahui penyakit apa yang sedang mereka alami. Dengan berkembangnya teknologi yang canggih, penyakit yang awalnya tidak diketahui obat serta cara penyembuhannya kini telah mudah untuk terdeteksi dan telah ditemukan berbagai pengobatan untuk tercapainya kesembuhan.

References

Sedrati, H., dkk. (2016) ‘Mental and Physical Mobile Health Apps: Review’, Procedia Computer Science. Elsevier. 100 : 900-906.

Ns. M. Agung Akbar

Ners Generalis lulusan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas. Penulis aktif dalam beberapa penulisan artikel kesehatan di media cetak maupun online, penelitian ilmiah, dan buku. Saat ini penulis melanjutkan studinya di Magister Keperawatan Universitas Padjadjaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *